BUKAN KISAH ROMAN
Saat
kemuning senja tak lagi terpancar di ujung cakrawala
Saat
itu pula mata tak lagi bisa terpejam...
Senyap
nya pun tak lagi terasa tenang
Seharusnya
aku tidak begitu
Tapi
harus kusadari dari awal
Hatiku
memang sekeras batu dalam hal ini
Aku
memang buta dalam menerawang tulusnya cinta
Apalah
itu.. seharusnya kau mengajariku!!
Bukan
malah pergi bersama hembusan angin
Kau
yang telah memaksaku untuk melakukan hal ini.
Tapi
alhasil ini menyakitkan!!!
Disaat
aku benar-benar kehilangan separuh jiwaku..
Ironis
bukan..
Baru
pertama kali aku mencoba bersahabat dengan indahnya style cinta
Namun
kau lansung menderaku dengan tangis yang menyayat
Kau tak tahu..
Sekian
gulita kuhadapi dengan tetes duka
Hingga
puncak peradaban aku berikrar
Hei
kau!!
Iya
kau yang pernah hadir untukku
Aku
datang untuk sekedar berucap satu hal
Luka
ini akan selalu membekas dihatiku
Akan
terpahat dijutaan batu karang selautan
Tak
kan hilang begitu saja
Lepas..
lenyap..tanpa jejak
Karena
ia turut serta menguliti seluruh panca indra yang ada.
Siapa
yang harus disalahkan, aku kah? Atau kau kah?
Membisu
dikesunyian yang sarat
Meringkuk
dalam sejuta keegoisan yang membelenggu
Kau
tak mampu ucapkan satu kata pun
Saat
aku tanya mengapa kau pergi.
Dengarlah...
ini bukan sekedar legenda atau kisah roman
Ini
adalah isi hati yang sekian lama membuat sesak
Ku
harap kau mau mengerti dan mulai menyadari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar