Flashback kedalam cerita AZFASYALNIZA
Ada rangkaiankata unik disana.
“AzFaSyaLNiZa”.Kata itu ditulis dengan tinta hitam dan huruf latin yang sangat rapi.
Tidak butuh waktu lama untuk mengingat akronim apa yang tercetak disana.
AZFASYALNIZA
Azka Alfianajwa => Yessi Aprilia
Fath Az zukhruf => Nur Maya Dewi
Syanisatus Syariroh => Khanifah
Latifah Saffanah => Siti Mujiatun
Nisa’ul Habibah => Nur Kholifah
Zakia Nur Mala => Siti Nur Amanah
Kepalaku langsung berdenyut pelan. Tiba-tiba rasa kangen yang begitu lama terpendam ingin segera tumpah ruah seluruhnya. Saya rindu kalian, rindu pada eratnya persahabatan kita dulu. Kita pernah dipertemukan dalam satu naungan penjara suci. Dengan paras yangsama-sama lugu. Dengan sikap yang agak canggung karena baru saling mengenal. Kitamulai dekat satu sama lain. Lambat laun.. persahabatan yang begitu indah membuat kita merasa bersaudara. Meski dalam cerita, sang tokoh seringkali menyakititokoh-tokoh lain. Tapi kalian selalu membuka tangan dengan penuh pengertian. Akulah tokoh itu, masih aku ingat betul beberapa masalah yang menghampiriku. Dan hatikalian merasa marah dan kecewa terhadapku. Tapi jauh setelah itu, kaliansiapkan seribu maaf yang tulus untukku. Seperti ada yang lain dibinar mata kalian.. binar mata yang seolah berseri tanpa henti.
Kita tak pernah melewatkan masa-masa sulit menjadi santri sendirian.
Sebab itumengapa aku begitu menikmati saat-saat itu. Kita selalu bercerita setiap waktu,bercanda dikala bertemu, atau mengobral lelucon hingga gelak tawa pecahditengah hari-hari yang kering. Menghabiskan waktu senggang didepan majelis putri adalah idola kita. Haha..
Kalian ingat,di atas kayu tebangan depan majelis putri itu? Itu loh.. yang dekat rumah bukhoiriyyah? Ingat kan? Kita sering menghabiskan waktu disana..
Menghafal setoransurat pendek sambil ngabuburit, sing a song sampe pegel, atau makan snack dan jajanan dari koperasi yayasan bareng bareng.
Kita juga sering bersenandung.. bermimpi.. bercita-cita.. atau menghayal walaupun tersasesak kalo udah sadar bahwa kita masih ditempat semula. Alias enggak pergikemana-mana seperti dalam khayalan kita. Kita punya catatan manis yang tidakboleh terlupakan!
Kita pernah tertawa terbahak-bahak sampe sakit perut oleh lelucon khanifah yang konyol. Wajahnya yang polos dan aneh begitu kontras dengan sifatnya yang kocak. Dia juga peserta paling heboh menanggapi artis-artis luar negeri yang waktu itu lagi buming diIndonesia. Seperti lee min ho, justin bieber, de el el. Ya kan hani? Hayoongaku..
Diantara kita ber-6, khanifah itu yang sifatnya paling kekanakan. Tapi kadangdia juga bijak. Terbukti dengan pidatonya yang bagus saat muhadhoroh atau lombapidato.
Lalu dilainwaktu tanpa sadar kita sering ngerumpiin kisah cinta Siti Nur Amanah yangseperti ROMEO dan JULIET. Dia sering cerita kalau dia waktu itu lagi naksirdengan salah satu santri putra. Hemm.. so sweet. Atau kita seringkali bersorakria saat kiriman dari orangtua amanah datang. Bisa panen makanan enak terus selamastok dilemari belu habis. Ada beberapa makanan yang paling aku suka dari sekian koleksinya dilemari. SINGKONG GORENG DAN KERIPIK SINGKONG. Haha.. cemilan itucukup membuat goyangan lidah yang asyik saat itu.
Atau sambil mengisi waktu luang, kita sering karokean gak jelas tuh. Pelopornya siapa lagi kalau bukan aku dan Nur Kholifah. Dia personel paling jago kalau masalah memainkan alat musik. Ketemu benda apa saja akan menjadi alunan musik yangmerdu di dengar.
Aku palingsuka melihat dia menepuk-nepuk roknya yang terbuat dari katun atau bahan apasaja. Suara yang di hasilkan sama indahnya seperti tepukan gendang. Dari kitaber-6, dia juga satu-satunya yang masak sendiri di dapur umum buat ngisi perut.Tidak seperti aku dan yang lainnya kecuali mujiatun. Jadi wal hasil, dialahsasaran empuk kami kalo mau masak mie instan atan bikin petis.
Saat menjelang magrib atau selepas isya. Siap-siap nih jadi pendengar yang baik. Karena SitiMujiatun akan siap dengan cerita horornya yang membuat khanifah parno. Mujiatunsangat ahli menceritakan pengalaman2nya pbertemu penampakan yang aneh2. Kalo sudahbegitu, sudah bisa dipastikan khanifah akan sibuk bersembunyi dibalik punggung kamiber-5. Atau menyiapkan penutup telinga agar tidak mendengar serunya cerita Mujiatun.. kalau si Khanifah kebetulan tidak sengaja mendengar.. siap-siap tuhkena radang telinga karena jeritannya yang melengking. Tapi kadang-kadang,tidak hanya cerita horor aja yang sering Mujiatun bawa. Cerita sedihnya juga sering… akibat dia sering di diskriminasi tuh sama orangtuanya menyebabkan kamisedih bareng-bareng. Intinya si Mujiatun ini hobinya cerita teruus. Ya kan tun?
Terus adaNur Maya Dewi yang seringkali bersikap datar. Dia juga lebih pendiaam diantarakita. Tapi jangan salah, dialah orang yang paling perhatian kalau diantara kitaada yang sakit. Aku ingin tertawa kalau melihatnya gupek mencari obat. Lucu sekali..
Dia jugabersikap lebih dewasa, padahal usianya lebih muda dari aku yang agak kekanakan.Pendapatnya seringkali menjadi petuah bagiku. Dia sosok yang bisa membuat tenang. Wajahnya anggun. Aku suka sekali melihat lesung pipitnya yang kecilsaat dia tersenyum. Maniiis sekali..
Sedang aku..?sebenarnya aku tidak begitu piawai menilai diriku sendiri..
Takut adariya’ dan sombong.
Hemm..seringkali dipanggil Azka oleh mereka. Terlebih Fath Az zukhruf. Jika diingat2, diantara kita ber-6 akulah yang paling bermasalah. Benar kan?
Aku jugayang paling hobi dengan hal-hal yang berbau seni dan sastra.
Seringkali akumembuatkan kalian kata-kata, puisi, pantun atau sejenisnya. Menggambar dan membuat grafiti seringakali aku lakukan jika diantara kalian ada yang menyodorkan buku tulis dan pensilnya. Aku juga personel yang paling cengeng. Apalagi jikasoal ayah dan ayah. Karena diantara kalian, ayahku lah yang tidak dapat menemani anaknya lebih lama.
Heemmmph..
Kenangan seperti itu terjadi beberapa musim lalu. Kini kita terpisah sedemikian jauhnya. Kalian masihada disana. Sedang aku terlempar jauh ditempatku yang sekarang. Kita berpisah sudah dua tahun lebih..
Namun kebersamaanyang penah kita lewati seperti terpatri kuat dalam ingatanku.
Aku dan kalian.. banyak cerita.
Aku juga masih ingat dengan sebiji peren kiss yang diremuk hingga hancur. Lalu kita membaginya menjadi enam bagian agar kita bisa merasakan semua.
Aku tak akan bisa menghitung berapa banyak peristiwa manis yang telah berlalu. Dan kinicukup bermuseum di catatan kecilku.
Aku dankalian..
Aku bangga pernah barsama kalian
#AZFASYALNIZA^_^